interview with ghaust


Ada tentang kehidupan purba adapula tentang paus pembunuh, dapat!. Pernah saya mendengar sebuah nasehat aneh ‘Agar suatu ikatan tetap kuat, pertama-tama gigitlah terlebih dahulu’,pengalih godaan dikembangkan secara runut akan selalu ada seperti mengumpulkan penggalan perkamen yang sempat hilang di perpustakaan,untuk sebuah ruang privat yang padat bahwa keseluruannya dapat ditemukan pada detail yang paling singkat.Yaaa baiklah!rapatkan gigi kuat-kuat menjadi pelancong imajiner yang terpukau oleh seduksi mereka layaknya tangan lembut yang menyentuh seekor siklop,selamat membaca.

Ghaust3 by Dinda Advena

1.Menurut saya pribadi, genus musik yang kalian usung adalah sebuah tataran lanskap ambiguitas yang longgar dalam konteks memiliki ke-dwi-artian licin yang multi-tafsir,lingkar simpul apakah yang Ghaust hendak wartakan kepada khalayak umum?

Heavy instrumental rock infuse with hardcore punk, sludge/doom, and post rock. Masih ambigukah?? Fokus saja ke Instrumental Heavy Rock nya.

2.Ok,Asik itu dia – intensionalitas.Jika di-analogikan sebagai kambing yang hendak disembelih,sembari mengembik-embik.Berada di kolom manakah Ghaust merasa nyaman diposisikan, Ressentimen (perasaan kecewa/muak) atau evangile (pembawa kabar baik) ?

dua-duanya mungkin, Ressenvangile in Ignem Aeternum :D

3.Apa yang tersirat di benak kalian ketika mendengar kalimat ‘Sapi serba – warna’ ?

Smoke beef.


4.Adakah korelasi berimbang antara simptom estetis musik kalian dengan kesehatan,khususnya untuk area subtil ketika menyendiri?

Sejak kapan musik kami menjadi Goth rock!

5.Homer simpson sempat berujar ‘bahwa musik Rock berhenti di tahun 1974′ setujukah dengan klaim ekstrem homer tersebut?

Tidak! Seharusnya tahun 1979, dimana Ozzy dikeluarkan dari Black sabbath.

Ghaust2 by Dinda Advena

6.Film terkeren yang mampu membuat kalian berujar ‘Anjing nih film’ berkali-kali?

The Godfather, High Fidelity, Guinea pig(Flower of Flesh and Blood), grosteque, dan SLC punk.

7.Ada kabar burung yang sempat saya dengar bahwa Uri (gitar) memiliki satu box-set full dischograpy Merzbow,benarkah? (Wah-wah gila itu :p)

Kabar burung darimana itu haha. Uri tidak memiliki Box set full dischographynya Merzbow, Harganya sinting :D

8.Lou reed sempat merilis album -Metal machine music- konon katanya sebuah proyek yang hendak memisahkan antara fans base yang memang mengerti dengan fans base yang latah karena blow up media,akankah Ghaust berperangai demikian jika suatu saat kalian menggelembung menjadi sebuah ‘Titan’ di ranah musik indonesia ?

Mungkin iya, mungkin tidak!

9.Andaikan lagu Torch light dan At sea (we are nothing),diberi riasan gerbong-gerbong ide dengan kata lain dibubuhi lirik menyiratkan makna tentang apakah kedua lagu tersebut?

– Torchlight tentang Kehidupan Purba!
– At Sea(we are Nothing) tentang Ikan Paus Pembunuh!

10.Jika menelisik makna kepuasan baik dilihat dari psiologi maupun psikologi sejauh manakah kalian meluruhkan makna kepuasan tersebut untuk tatanan mencipta sebuah karya?

Sewaktu kami mendapatkan sound Ghaust yang Otentik, yang sesuai dengan yang ada dikepala kami.

11.Paket tilikan manakah yang paling prima dan ter-anjing dari Merzbow, Pulse demon atau Dharma?

Pulse Demon cukup brutal!!!

Ghaust1 by Dinda Advena
12.Ada rekomendasi band lokal yang menurut kalian memiliki suatu paket yang asik dan keren?

Triggermortis, Southern Beach Terror, Kelelawar Malam dan Zoo.

13.Referensi Bunyi-bunyian yang menjadi rel penggoda Ghaust?

Corrupted, Morne, Envy, Darkthrone, From Ashes Rise, Aseethe, Altar Of Plagues, Have a nice life, Neurosis dan Moloch.

14.Any last words?

CON SANGRE DE QUIEN TE OFENDA!


Posted at : Tue, 04 May 2010
Category : Interview

Categories