ALBUM REVIEW: NAPALM DEATH – SCUM


NAPALM DEATH

Scum

(Earache, 1987)

 

Napalm Death adalah band pionir yang bertanggung jawab membidani genre musik ekstrim, grindcore. Eksperimentasi urakan yang mengambil elemen paling ekstrim dari hardcore punk, crust punk, death metal dan noise rock menjadi kebisingan yang inovatif. Inovasi brutal yang awalnya dianggap sebagai kekonyolan namun malah menjadikan Napalm Death sebagai salah satu band yang paling influensial dalam sepenjuru ranah extreme metal dan hardcore punk. Memberikan pondasi untuk grindcore, sejak kemunculannya Napalm Death memperluas spektrum kemungkinan dalam ranah musik ekstrim. Dari total lima belas album dan hampir empat puluh tahun eksistensinya, perjalanan panjang Napalm Death yang signifikan dimulai dengan album debutnya ‘Scum’ yang dirilis pada tahun 1987. Walau mungkin bukan rilisan pertama yang menjadi landasan untuk grindcore, tapi album ini yang membuat penggemar extreme metal pada era 1980an menolehkan kepala.

Bukan sebuah rilisan yang sempurna tapi ‘Scum’ menawarkan agresi murni yang singkat, ganas, padat penuh dengan energi yang chaotic. Amarah dan kegelisahan sosiopolitikal kental dituangkan dalam 28 lagu yang digeber dalam 33 menit, dengan lagu yang mengangkat tema anti kapitalisme, anti otoritarianisme, bencana kemanusiaan karena perang, bencana ekologi, propaganda media hingga alienasi dalam kehidupan modern. Lagu “You Suffer” yang berdurasi satu detik bahkan tercatat dalam Guinness World Records sebagai lagu terpendek sedunia. Dan, yang menarik juga adalah ada dua line-up Napalm Death yang berbeda di dalam ‘Scum’, satu album dengan dua band yang berbeda; serupa tapi tak sama. Direkam pada tahun 1986, lagu 1 – 13 dikerjakan dan direkam oleh Justin K. Broadrick (gitar), Nicholas James Bullen (vokal/bass), dan  Mick Harris (drums), sementara lagu14-28 dikerjakan dan direkam oleh Lee Dorian (vokal), Bill Steer (gitar), Jim Whitely (bass) dan Mick Harris (drums) yang direkam pada tahun 1987. Dan tak bisa dipandang sebelah mata juga kontribusi Mick Harris untuk drummer metal ekstrim dengan pola permainan blast beat-nya.

Para alumni personil Napalm Death yang terlibat dan mengerjakan album itu pasca ‘Scum’ kemudian berdiaspora membentuk beberapa grup musik yang juga berpengaruh dalam khasanah metal seperti Carcass, Cathedral, Godflesh dan Scorn.Masih aktif dan produktif Napalm Death yang kita kenal sekarang telah melewati proses evolusi yang tak lagi menyisakan anggota aslinya. Tapi ‘Scum’ yang dirilis 30 tahun lalu pastinya adalah fenomena kultural yang penting dalam khasanah musik metal ekstrim. Yang bagi saya pribadi tiap kembali mendengarkannya album itu tidak termakan zaman, album yang menjadi jembatan dan masih tetap relevan.

[Farid Amriansyah]

 

NAPALM DEATH Live in Germany 1987

 


Posted at : Thu, 11 January 2018
Category : Review