ALBUM REVIEW: VENGEANCE – STAGNANT CIRCLE EP


VENGEANCE

Stagnant Circle

(WHMH Records, 2017)

A  classic never goes out of style, mungkin itu kutipan yang paling tepat untuk menggambarkan fenomena revivalis yang secara musikal seolah menarik kembali benang merah eksplorasi ke suatu era yang lampau. Bukan sesuatu yang buruk tapi malah bisa jadi sangat menyegarkan, seperti yang dilakukan oleh trio asal Jakarta, Vengeance, di mini album debutnya ‘Stagnant Circle’. Rilisan debut yang diwarnai revival post-punk muram dengan sensibilitas dan attitude punk yang kental. Melebur debur pengaruh dari band seperti Skeletal Family, The Wipers, Crisis, hingga yang sekarang seperti Red Dons, The Estranged, Masshysteri dan Arctic Flowers; pengaruh yang  menyebar dan terasa dalam 7 lagu yang termuat dalam ‘Stagnant Circle’ EP. Tidak baru tapi segar karena masih jarang band lokal Indonesia yang mengeksplor stilistik musik seperti yang dimainkan oleh Vengeance. Hingga membuat headphones saya tetap melekat di kepala ketika mendengarkan mini album ini hingga tuntas dan mengulangnya kembali dari awal.

Terdengar aksen lidah Indonesia dalam pengucapan bahasa Inggris yang digunakan untuk liriknya, tapi bisa dipahami karena ianya malah memberi sentuhan tersendiri. Mentalitas dan sikap punk yang kental termaktub dalam liriknya dengan tema sosiopolitikal, sebuah dunia suram stagnan yang infertil dalam status quo. Ketujuh lagu dalam ‘Stagnant Circle’dieksekusi dengan baik hingga sangat kuat secara perlagu maupun secara keseluruhan. Nomer favorit personal saya adalah “Orthodox Method”, “Cruel Leader” dengan gitarnya yang punkish rock’n’rollin, dan “Bleak Culture” yang dingin dan muram. Ada dua nomer instrumentalia, “Intro” dan saya suka sekali “Void” tanpa vokal tapi berkelas, ditambah solo gitar singkat cantik yang berapi.

Sebagai sebuah rilisan debut ‘Stagnant Circle’ EP adalah awalan yang bagus dari Vengeance, minim ulasan tapi ianya adalah permata terpendam yang harus berusaha untuk menemukannya. Dirilis terbatas dalam format kaset, rilisan ini juga didistribusikan dalam jaringan via bandcamp. Dunia semakin kacau dan Vengeance akan menemani kalian berdansa diatas kekacauan peradaban.

[Farid Amriansyah]

https://vengeancepunx.bandcamp.com/album/stagnant-circle-ep

 


Posted at : Thu, 30 November 2017
Category : Review